Lembar Introspeksi

By Rahmat Syatra M - April 21, 2018



Semakin hari hidup dan kehidupan semakin tertantang, apalagi menjalani kehidupan dikota besar, dimana kita harus beradaptasi dengan lingkungan yang terkadang bertentangan dengan norma kita, entah itu norma keluarga, norma agama maupun norma sosial. Model Interaksi yang dilakukan sehari-haripun sudah sangat berkembang mulai dari gaya bahasa dan lain sebagainya. Disamping itu, seiring dengan berkembangnya dan kemajuan zaman ada beberapa hal yang mungkin tanpa terasa kita sudah sedikit keterlaluan dalam praktiknya.

Seperti halnya moral dan tata krama, sedikit aneh menurutku moral dan tata krama juga ikut berkembang mengikuti zaman. Seperti apa itu bentuknya moral dan tata krama yang mengikuti zaman, kemudian moral dan tata krama seperti apa pula yang ketinggalan zaman. Moral dan tata krama adalah sesuatu hal yang mutlak, bagaimana moral yang baik manusia dari zaman dulu dan adalah sama, yang mungkin membedakan adalah budaya dari setiap tempat yang memiliki gayanya tersendiri. Tolak ukur kebaikan itu sendiri adalah rasa saling menghargai dalam berinteraksi.

Kemudian saat ini moralitas anak muda semakin mengkhawatirkan, moralitas yang semakin terkikis habis. Dampak dari gadget dan internet serta kurangnya pengawasan terhadap penggunaannya bisa saja menjadi penyebabnya. Tidak dipungkiri penggunaan gadget saat ini sangat amat tidak terkendali, usia dan golongan bukan lagi jadi penghalang untuk mendapatkan gadget. 

Penggunaan gadget sangat mempengaruhi gaya dan cara anak-anak muda sekarang baragaul, trend yang beredar di konten-konten sosial media mejadi rujukan mereka dalam berprilaku, seperti halnya fashion,  banyak kalangan remaja putri yang mencari rujukan dan cara mereka berbusana dari internet yang kemudian mereka tiru, mulai dari kosmetik, model sepatu, alis bermotif dan lain sebagainya.

Pada dasarnya gadget dan internet sangat membantu kita dalam mencari dan penyebaran informasi, hanya saja gadget dan internet sering kali tidak digunakan dengan bijak higga pada akhirnya menimbulkan dampak negatif. Gadget diharapkan dapat membantu mempermudah dalam berkomunikasi namun pada eksekusinya gadget malah menjadi masalah orang dalam berkomunikasi. Seperti halnya ketika suatu keluarga sedang berkumpul, setiap individu bukannya saling bertegur sapa bercanda tawa berbagi keceriaan (dipiz*ahutz iklan kali ), tapi malah sibuk dengan gadget dan aplikasi sosial medianya masing-masing. Hal ini merupakan bagian terburuk dari terkikisnya nilai moralitas dan tata krama.

Kita sering kali terlalu tidak peduli dengan keadaan sekitar kita. Hidup dan kehidupan seolah dibiarkan berlalu, tanpa sadar kita sudah terlalu banyak lalai dengan keadaan yang semakin rusak dan terkikis karena tidak mampu bertahan dengan kemajuan zaman yang tidak terkendali. Untuk itu mulailah untuk lebih peduli, untuk lebih melihat, setidaknya dimulai dengan orang terdekat kita.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadamu kebahagiaan akherat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kenikmatan dunia, dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai terhadap orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qasas: 77)

Semoga kita selalu terjauhkan dari hal-hal yang merusak moralitas , tata krama, bahkan keimanan.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar