Dengar dan Rasakan

By Rahmat Syatra M - Februari 02, 2017




Cukup indah malam ini .  . .
terang tidak terlalu  terang gelap tidak terlampu gelap
cukup untuk menerangi kesendirian dalam ruang keramaian
sayup-sayup mata memandang
kurebahkan raga dikeheningan malam
kubayangkan rupa dan bentuk bayangmu
kulukiskan dalam angan
kudekap dalam rindu kehembuskan dan

Kulihat ada segulung cerita singkat
Kubaca samar jauh namun dekat

Kutegakkan kepala
Dan bertanya kepada bintang                                                                 

“Wahai bintang apakah aku tidak cukup pandai untuk merasa”
“Apakah hati ini terlalu dingin untuk memeluk cinta”
“apakah aku terlalu dini untuk bahagia”
“ataukah Cinta yang telah hilang tinggal Rasa”


Aku tertunduk dan menangis
Kubuka lembar tulisanku dan
Kubuka lembar kehidupanku
Terlihat sama namun berbeda

Aku dapat dengan mudah menghapus ;
Sakit, luka, bahagia, dsb pada tulisanku
Tidak pada kehidupanku

Aku dapat dengan mudah menambah ;
Sakit, luka, bahagia, dsb pada tulisanku
Tidak pada kehidupanku


Dengar dan Rasakan
Saat doa terpajatkan
Saat rindu terucapakan
Saat janji terikrarkan

Ntah bagaimana, hiduplah dengan kebijakasanaa.





  • Share:

You Might Also Like

0 komentar